Pertama di Kota Kediri, Walikota Apresiasi Djoyoboyo Antique Rendezvous Race sebagai Ajang Silaturahmi Pecinta Motor Antik

by -375 Views
Oplus_131072
banner 468x60

“Di sini saya melihat, semakin lama usia motornya dan semakin antik modelnya, justru semakin memiliki kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya. Tadi saya juga sempat bertanya kepada Ketua MACI, motor sebagus ini kalau dilombakan apa tidak sayang. Namun, menurut beliau tidak, karena yang diuji adalah kekuatan mesinnya,” jelasnya.

Mbak Wali berharap komunitas motor antik dapat menjadi inspirasi bagi komunitas lainnya dalam menjaga nilai-nilai kebaikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan memberikan manfaat sebesar-besarnya, khususnya bagi masyarakat Kota Kediri.

banner 336x280

Djoyoboyo Antique Rendezvous Race merupakan ajang balap motor antik yang diikuti motor-motor berusia lebih dari 50 tahun. Secara umum, motor dikategorikan antik apabila diproduksi sebelum 1975. Namun, motor yang mengikuti perlombaan ini mayoritas merupakan produksi era 1940 hingga 1960. Menariknya, motor-motor tersebut merupakan buatan Eropa dan Amerika yang dulunya digunakan untuk keperluan perang.

Terdapat sembilan kelas yang diperlombakan, di antaranya Sixty Club Race Class untuk pengendara berusia di atas 60 tahun, Old School Class 500UP untuk motor old school style & chopper di atas 500 CC dan twin engine di bawah tahun 1984. Lalu Side Valve Class untuk motor side klep di bawah 650 CC, Single Class untuk motor satu silinder di bawah 500 cc, Twin Class untuk motor dua silinder, Hand Shifter Class untuk motor dengan hand Shifter dan power engine di atas 750 CC, Two Stroke Class FFA untuk motor 2 tak khusus motor Eropa dan Amerika di bawah tahun 1975 FFA Class.

Kemudian ada Two Stroke Under 150 Class untuk motor 2 tak dengan power engine di bawah 150 CC, serta De Mazda Class untuk motor custom dan power engine Mazda B600 CC dengan mesin mobil yang dimodifikasi menjadi motor. Mengusung konsep fun race, kegiatan ini lebih mengutamakan kebersamaan sekaligus menjadi wadah berkumpul para pecinta motor antik.

Hadir pula Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota Kediri, Ketua Motor Antique Club Indonesia (MACI) Pusat Suharno, Ketua Koordinator Wilayah Timur MACI Mifthakul Ulum, Ketua JMAC Kediri Kriswahyudi, Ketua Pelaksana Djodoboyo Antique Rendezvous Race Handy Wijaya Soediro, beserta panitia dan pecinta motor antik dari berbagai penjuru tanah air.

Editor: Aghnia Sultan Alam

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.