
Pemerhati hukum asal Kediri Jawa Timur, Suryadi mengajak para netizen untuk kembali merasakan, sebagai orang awam literasi akal sehat kita terasa bergidik.
“Jenderal sepuh, Kivlan Zen, penerus semangat juang Panglima Besar Jenderal Sudirman, mencoba menyampaikan narasi dan aspirasi untuk menunda proses eksekusi karena lahan tersebut masih terdapat proses hukum.
Namun, aspirasi ditolak atas nama hukum dan arogansi kekuasan yudikatif dan eksekutif. Sang Jenderal Kivlan Zen bersama 120 pejuang koalisi Smsipil pembela pribumi sedang berhadapan dengan hukum oleh bangsanya sendiri, Abuse of Power, ” tuturnya kepada pledoi.co Jumat (18/6/2026)
Lebih lanjut Suryadi, menilai benar adanya paradoks Indonesia di rezim Prabowo, Jenderal Kivlan Zen adalah pembela setia Prabowo yang ternyata bertepuk sebelah hati atas orang yang selalu dibelanya.
“Bagaimana tanggapan netizen. Aku banyak belajar kepadamu Jendral, ” pungkas Suryadi sambil tertunduk dengan menitikkan air mata.
Reporter: Aji Muhajir












