Investasi Tanah Tak Cukup Cek Sertifikat, Bedah Dulu “DNA Hukum”-nya

by -94 Views
Oplus_131072
banner 468x60

pledoi.co : Seberapa pentingkah untuk menelusuri asal usul tanah dalam berinvestasi..?

Suryadi: Dalam dunia hukum pertanahan, rangkaian riwayat tersebut sering disebut sebagai chain of title, yaitu kesinambungan asal-usul hak dari satu periode ke periode berikutnya.
Oleh karena itu, sebelum melakukan pembelian tanah bernilai besar atau investasi jangka panjang, masyarakat sebaiknya tidak hanya memeriksa sertifikat yang berlaku saat ini. Pemeriksaan juga perlu diarahkan pada riwayat administrasi tanah, termasuk asal hak, peta ukur, batas-batas tanah, riwayat perubahan status hak, dokumen konversi apabila berasal dari hak lama, hingga dokumen pendukung lainnya yang menjelaskan bagaimana hak tersebut berkembang dari waktu ke waktu.

banner 336x280

pledoi.co: Langkah apa yang harus diambil sebelum berinvestasi..?

Suryadi: Bagi dunia usaha, langkah tersebut bukan sekadar bentuk kehati-hatian, tetapi merupakan bagian dari legal due diligence yang dapat mengurangi risiko sengketa di kemudian hari. Pemeriksaan menyeluruh terhadap dokumen pertanahan sebelum transaksi jauh lebih efisien dibandingkan menghadapi proses litigasi yang dapat berlangsung bertahun-tahun dan berdampak pada kepastian investasi.

pledoi.co: Terkait perkara eks Hotel Sultan, apakah ahli waris posisinya sangat kuat..?

Suryadi: Sangat kuat, karena perkara eks Hotel Sultan juga memperlihatkan bahwa dokumen-dokumen lama seperti Acte van Eigendom, Recht van Eigendom, Meetbrief, Omschrijving, data Verponding, maupun arsip konversi berdasarkan Undang-Undang Pokok Agraria 1960, masih dapat menjadi bagian dari pembuktian apabila relevan dengan asal-usul suatu bidang tanah. Hal ini menunjukkan bahwa arsip pertanahan memiliki nilai hukum yang tidak dapat diabaikan, terutama ketika muncul sengketa mengenai identitas objek atau riwayat perubahan status hak.

pledoi.co: Ada pesan moral dalam sengketa eks Hotel Sultan ini..?

Suryadi; Bagi masyarakat, pesan yang paling penting adalah bahwa membeli tanah bukan hanya membeli lokasi atau sertifikat, tetapi juga membeli riwayat hukum yang melekat pada tanah tersebut. Semakin lengkap riwayat administrasi dan semakin jelas kesinambungan haknya, semakin besar pula tingkat kepastian hukum yang dapat diperoleh.

pledoi.co: Pelajaran apa yang bisa diambil dari sengketa eks Hotel Sultan..?

Suryadi: Perkara eks Hotel Sultan pada akhirnya memberikan pelajaran yang lebih luas bagi sistem pertanahan Indonesia. Di tengah meningkatnya nilai investasi properti dan pembangunan nasional, transparansi arsip pertanahan, ketelitian dalam pemeriksaan dokumen, serta budaya melakukan legal due diligence merupakan fondasi penting untuk menjaga kepastian hukum, melindungi investor yang beritikad baik, dan mengurangi potensi sengketa pertanahan di masa depan.(*)

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.