Bagi AKP Agus, seluruh pengalaman tersebut bukan sekadar catatan perjalanan karier, melainkan bekal untuk mengabdi dengan tulus kepada masyarakat.
“Yang penting saat ini menjalani tugas mulia ini dengan penuh keikhlasan, sesuai dengan moto Pasukan Pelopor Brimob, yaitu “Jiwaku untuk Kemanusiaan, ” tegasnya.
Dilingkungan Polres Kediri, nama AKP Agus Sudarjanto dikenal sebagai sosok perwira yang disiplin dan tegas dalam menegakkan aturan. Namun di balik ketegasannya, ia tetap mengedepankan pendekatan humanis kepada anggota maupun masyarakat yang dilayani.
Menariknya, meski memiliki segudang pengalaman dan pernah berada di berbagai medan tugas yang penuh risiko, kehidupan sehari-harinya jauh dari kesan mewah. Ia dikenal sederhana, bersahaja, dan rendah hati.
Di tengah kesibukan sebagai anggota Polri, AKP Agus juga menjalankan perannya sebagai kepala keluarga. Dari pernikahannya, ia dikaruniai tiga orang anak. Putra sulungnya kini mengikuti jejak pengabdian sang ayah dengan bertugas di Batalyon Pelopor Pasukan Brimob. Anak keduanya baru menyelesaikan pendidikan SMA, sedangkan anak bungsunya masih menempuh masa kanak-kanak.
Perjalanan hidup AKP Agus Sudarjanto menjadi gambaran nyata tentang seorang Bhayangkara yang mengabdikan dirinya untuk bangsa dan negara.
Dari medan operasi, dunia olahraga, hingga pelayanan kepolisian di wilayah, ia terus membawa nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri seorang anggota Polri: disiplin, keberanian, kesederhanaan, dan pengabdian tanpa pamrih.
Sosoknya membuktikan bahwa kehormatan seorang perwira tidak diukur dari kemewahan yang dimiliki, melainkan dari ketulusan dalam mengabdi dan konsistensi menjaga nilai-nilai kemanusiaan di setiap langkah pengabdiannya.” pungkasnya.(Aji/Iwan)













