“Dengan diadakannya kegiatan ini diharapkan mampu mengubah stigma negatif terhadap permainan domino yang selama ini sering kali identik dengan perjudian di mata masyarakat,” tegasnya.
Kenapa kita memilih turnamen ini, kata Kurniawan, agar stigma negatif tentang domino yang selama ini dikenal dengan judi. “Namun kini sudah naik kelas menjadi olahraga pikiran seperti catur dan bridge. Selain itu juga untuk mengurangi kecanduan gadget, ” tutur Kurniawan.
Selain turnamen domino, SIWO Kota PWI Kediri Raya juga akan kembali menggelar turnamen e-football antar wartawan se-Kediri Raya pada Juli atau Agustus 2026. Turnamen ini merupakan pelaksanaan tahun kedua setelah sebelumnya sukses digelar pada tahun lalu.
“Turnamen ini adalah kali kedua setelah tahun lalu sukses digelar bersama ESI Kota Kediri dan diikuti belasan wartawan dari berbagai platform. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih semarak karena hadiahnya juga bertambah dari tahun sebelumnya,”Terangya
Kurniawan menambahkan, bahwa para atlet SIWO Kota PWI Kediri Raya siap berpartisipasi aktif dalam berbagai ajang olahraga, baik di tingkat lokal, regional, hingga nasional. Dan tidak kalah pentingnya ucapan terima kasih juga disampaikan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Kediri
“Terima kasih kepada KONI Kota Kediri yang selalu memberikan dukungan kegiatan SIWO PWI Kediri Raya. Semoga seluruh kegiatan tahun ini dapat memberikan manfaat bagi intern wartawan, insan olahraga, dan masyarakat,” pungkasnya
Editor: Aji. M














