“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak bisa belajar sambil bermain. Mereka tidak hanya mendengarkan penjelasan, tetapi juga melihat langsung peralatan kebencanaan dan mempraktikkan cara menghadapi situasi darurat. Dengan begitu, apa yang dipelajari akan lebih mudah dipahami dan diingat,” ujarnya.
Mbak Wali juga mengingatkan anak-anak agar tidak panik ketika menghadapi keadaan darurat. Anak-anak perlu tetap tenang dan mendengarkan arahan orang dewasa di sekitarnya. Ia berharap pengetahuan yang diperoleh melalui PAUD Sigap dapat terus dibiasakan, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah. Sebab, membangun lingkungan yang aman bagi anak merupakan tanggung jawab bersama.
Mbak Wali turut menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan, BPBD, Pemadam Kebakaran, para guru, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan dan mendampingi kegiatan tersebut. Harapannya PAUD Sigap menjadi bagian dari upaya bersama mewujudkan Kota Kediri yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Hadir pula, Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin Thoha, Ketua TP PKK Kota Kediri Faiqoh Azizah Muhammad, Pj Sekretaris Daerah Kota Kediri Endang Kartika Sari, Kepala Dinas Pendidikan Kota Kediri Mandung Sulaksono, Kepala Pelaksana BPBD Kota Kediri Joko Ariyanto, Bunda PAUD Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Kediri, para guru pendamping, serta murid PAUD dan TK se-Kota Kediri.
Editor: Aghna Sultan Alam














