Haul Masyayikh Ponpes Al Ishlah, Walikota Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama
Kediri | pledoi.co
Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati menghadiri kegiatan Haul Masyayikh Pondok Pesantren (Ponpes) Al Ishlah Kota Kediri, Sabtu (31/10/2026).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengenang perjuangan para masyayikh sekaligus meneladani nilai-nilai luhur yang telah diwariskan kepada generasi penerus.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota yang akrab disapa Mbak Wali menyampaikan bahwa peringatan haul bukan sekadar kegiatan untuk mengenang para pendahulu. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan bagi semua pihak untuk kembali mengingat perjuangan, keteladanan, dan ilmu yang telah diwariskan para masyayikh. Melalui doa bersama yang dipanjatkan, Mbak Wali berharap seluruh masyarakat dapat turut mendoakan para pendahulu agar amal kebaikan mereka terus mengalir. Menurutnya, perjuangan para masyayikh tidak berhenti pada zamannya. Ilmu yang diajarkan, nilai-nilai kebaikan yang ditanamkan, serta generasi yang dididik akan terus memberikan manfaat hingga saat ini. Oleh karena itu, generasi penerus memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melanjutkan nilai-nilai baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari. “Tugas kita sebagai generasi penerus adalah menjaga dan melanjutkan nilai-nilai baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.
Mbak Wali menjelaskan bahwa pondok pesantren merupakan salah satu pilar penting dalam kehidupan masyarakat. Pesantren tidak hanya menjadi tempat menuntut ilmu agama, tetapi juga berperan dalam membentuk akhlak, menanamkan kepedulian, serta mendidik generasi yang bertanggung jawab terhadap lingkungan dan bangsa. Ia bersyukur Kota Kediri memiliki banyak pondok pesantren yang memberikan kontribusi besar bagi masyarakat. Salah satunya Ponpes Al Ishlah di Bandar Kidul yang terus menjaga tradisi keilmuan dan nilai-nilai keislaman lintas generasi.













