Imam menambahkan, saat ini terdapat 46 unit mesin ATM Beras yang merupakan hasil kolaborasi CSR dari sektor perbankan, dunia usaha dan pendidikan. Untuk menjaga performanya, Dinas Sosial berkoordinasi dengan setiap kelurahan yang sudah menyiapkan petugas khusus untuk melakukan perawatan dan kebersihan mesin. “Sebelum penyaluran, kami dari Dinas Sosial juga akan keliling untuk memastikan semua mesin ATM Beras bisa berjalan normal,” tambahnya.
Guna memastikan data penerima tepat sasaran, Imam menegaskan Dinas Sosial menggunakan basis data DTSEN desil 1 hingga 4, khususnya bagi masyarakat yang belum menerima bantuan dari pemerintah pusat maupun BPNT.
“Setelah selesai penyaluran pertama ini akan kita evaluasi mana yang tidak ataupun belum mengambil, kita pastikan apakah yang bersangkutan sudah pindah domisili, meninggal, dsb. Sehingga pada penyaluran berikutnya yakni di bulan Mei nanti betul-betul lebih akurat dan tepat sasaran,” ujarnya.
Di kesempatan tersebut Imam juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut melakukan pengawasan. Jika ditemukan ketidaktepatan sasaran atau kendala pada mesin di lapangan, masyarakat diimbau untuk segera melapor. “Saya harap semua penerima dapat mengambil bantuan dan benar-benar digunakan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kita juga terbuka untuk menerima saran dan masukan agar program ini tetap berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan,” pesannya.
Dewi Kuntari salah satu penerima warga Setonopande mengaku sangat terbantu dengan adanya bantuan ATM Beras. “Alhamdulillah, terima kasih untuk Pemerintah Kota Kediri karena dengan adanya ATM Beras ini bisa membantu kebutuhan keluarga. Proses pengambilannya pun juga mudah, cepat, tanpa kendala serta dibantu dan didampingi oleh petugas dari kelurahan,” terangnya.
Hal senada disampaikan Seriono (59) menyebut, bantuan ATM beras sangat meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah seperti dirinya. “Semoga program ini bisa berkelanjutan agar bisa membantu meringankan beban masyarakat yang kurang mampu,” harapnya. (Adv)












