Gus Qowim Ajak IPNU-IPPNU Kota Kediri Bangun Organisasi yang Solid dan Berdampak

by -239 Views
Oplus_131072
banner 468x60

Gus Qowim Ajak IPNU-IPPNU Kota Kediri Bangun Organisasi yang Solid dan Berdampak

Kediri | pledoi.co

banner 336x280

Penguatan organisasi tidak hanya membutuhkan struktur kepengurusan yang lengkap, tetapi juga komunikasi, kepedulian, dan program kerja yang mampu menjawab kebutuhan anggota maupun masyarakat. Hal tersebut menjadi salah satu hal yang ditekankan Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin saat menghadiri Rapat Pimpinan Cabang (Rapimcab) Simpul Pelajar PC IPNU dan IPPNU Kota Kediri sekaligus peluncuran Jarvist, Taku, dan Buku Pedoman Organisasi, di Kelurahan Kampung Dalem, Sabtu (7/11/2026).

“Saya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus IPNU dan IPPNU Kota Kediri yang terus bersemangat dalam berorganisasi. Di tengah kesibukan belajar dan berbagai aktivitas lainnya, rekan dan rekanita masih mau meluangkan waktu untuk berkumpul, berdiskusi, dan memikirkan bagaimana organisasi ini bisa terus berkembang,” ujarnya.

Wakil Wali Kota mengungkapkan bahwa Simpul Pelajar yang diangkat dalam kegiatan tersebut memiliki makna menarik, yakni simpul sebagai simbol yang menyatukan, menguatkan, dan menjaga setiap bagian agar tetap terhubung. Setiap tingkatan organisasi, mulai dari pimpinan cabang, anak cabang, ranting, hingga komisariat, memiliki kondisi dan tantangan yang berbeda. Oleh karena itu, forum tersebut menjadi kesempatan untuk saling mendengarkan, menyampaikan persoalan yang dihadapi, serta mencari solusi bersama. “Saya berharap, Rapimcab ini bisa menjadi forum untuk menyamakan program kerja, sekaligus mempererat rasa memiliki terhadap organisasi. Karena organisasi yang kuat harus didukung struktur lengkap disertai kepedulian para pengurus untuk mau bergerak bersama,” ungkapnya.

Gus Qowim menjelaskan bahwa tantangan yang dihadapi anak muda saat ini semakin kompleks. Perkembangan teknologi memang memudahkan mereka untuk terhubung dengan siapa saja dari berbagai belahan dunia. Namun, di tengah kemudahan tersebut, anak muda tetap perlu menjaga kepekaan dan kepedulian terhadap orang-orang di sekitarnya. Sebab, respons cepat terhadap berbagai hal di media sosial belum tentu diimbangi dengan kesadaran untuk melihat dan memahami ketika ada teman di dekat mereka yang sedang mengalami kesulitan.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.