Puluhan Hektar Lahan Sawah di Kabupaten Kediri Beralih Sistem Pertanian Organik

by -3 Views
banner 468x60

Kediri | pledoi.co

Sedikitnya 13 hektere tanah pertanian di Kabupaten Kediri beralih ke pertanian organik, para petani tidak lagi ketergantungan dengan pupuk kimia.
Buktinya, sejumlah petani di Desa Tirukidul, Kecamatan Gurah, Kabupaten Kediri sudah panen perdana hasil pertanian organik.

banner 336x280

Sistem bercocok tanam non kimiawi ini mulai dikembangkan, sejak mereka mengikuti sekolah lapang Dinas Pertanian dan Perkebunan (Dispertabun) setempat.

Karno, Ketua Kelompok Tani setempat mengatakan,
Panen perdana dilakukan petani satu petak sawah seluas 240 ru di Dusun Kwarasan. Dalam panen padi tersebut, petani secara bersamaan Dinas Pertanian Perkebunan (Dispertabun), Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) juga Anggota DPRD Kabupaten Kediri dari Komisi III Assabiq. “Ini baru awal kami memulai pertanian organik. Kami panen bareng dengan sistem kimiawi. Setelah kami bandingkan, hasilnya memang lebih sedikit. Namun selisihnya hanya 0,4 persen saja, ” katanya Jumat (13/8/2021)

Lebih lanjut Karno menuturkan, pada pertanian organik, tanaman padi terlihat lebih tinggi dan butiran gabahnya jauh lebih banyak. “Para petani ini memilih untuk beralih ke pertanian organik, setelah biaya untuk bercocok tanam secara konvensional sangat tinggi. Ditambah lagi adanya kelangkaan pupuk bersubsidi yang masih terus terjadi.

banner 336x280

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.