Ketua Dewan Masjid Indonesia Kota Kediri Himbau Agar Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah.

Kediri | pledoi.co

Minggu terakhir menjelang lebaran, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kota Kediri, Abu Bakar Abdul Jalil menghimbau agar warga Kota Kediri agar melakukan Salat Idul Fitri di rumah.

Abu Bakar Abdul Jalil oleh atau akrab disapa Gus Ab itu karena terkait dengan kondisi pandemi dan belum menurunnya grafik yang terinfeksi Covid-19. “Salat Ied di rumah saja. Ikuti panduan cara Salat Ied di rumah,” imbau Gus Ab.

Selama aturan Pemerintah belum berubah, kata Gus Ab, masyarakat untuk menjalankan Salat Ied di rumah saja, bisa berjamaah bersama keluarga.
“Salat Ied itu hukumnya sunnah, bahkan tidak dilakukan pun tidak berdosa. Bahkan yang salat wajib, misalnya Salat Jumat bagi muslim yang biasa dilakukan berjamaan di masjid pun diimbau untuk dilakukan di rumah, apalagi yang salat sunnah, “tambahnya

Selain itu, rutinitas Lebaran biasanya silaturahmi. Saling mengunjungi antar kerabat dan saudara, tegas Gus Ab, untuk tahun ini, silaturahmi bisa ditempuh dengan cara lain, tidak harus bertatap muka bila tak memungkinkan. “Silaturahmi sekarang bisa via online. Ada media sosial, bisa Whats App, bisa telepon,” kata Gus Ab.

Sambungnya silaturahmi dengan ucapan salam, itu bisa dilakukan dengan media-media lain selain bertemu langsung.
“Kalau datang langsung itu namanya ziarah. Ziarah dilakukan jika memungkinkan,” terang Gus Ab.

Jika ada keinginan dari untuk mengujungi orang tua, malah justru akan membahayakan mengingat orang tua yang usianya di atas 45 tahun rentan tertular. Sedangkan anaknya bisa jadi Orang Tanpa Gejala.(OTG) yang justru membawa virus sampai ke kampung halaman.

Editor : Aji Muhajirin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *