Meski Belum Kantongi Rekom, Dhito Minta Restu Sutrisno

Kediri | pledoi.co

Seperti dugaan banyak orang, bahwa perseteruan antara Pramono Anung dengan Ir.H.Sutrisno hanya Ludrukan, dan permainan politik dua tokoh tersebut.

Seperti bergabungnya Bupati Kediri beserta dinasti Sutrisno kepada Hanindhito Himawan Pramana (Dhito) anak Pramono Anung memang sudah disetting oleh Sutrisno dan Pramono.

Bergabungnya dinasti Sutrisno kepada koloni Pramono Anung ingin benar benar membantu memenangkan anak Pramono dalam Pilkada 2020, karena kemenangan Dhito sama dengan kemenangan Dinasti Sutrisno

Bupati Kediri dr.Hj.Haryanti yang menugaskan kepala Bapeda Sukadi, SE untuk mewakilinya agar menyampaikan ke PDIP, kalau Mujahid -Eko Ediono mundur dari pencalonan, sedangkan Bupati dan keluarga Sutrisno beserta birokrasi Kediri akan mendukung Dhito. ” Artinya antara Pramono Anung dengan Sutrisno ini masih terjalin dengan baik, saling menopang dalam kepentingan politiknya. Kalau toh dipermukaan ada isu keduanya berseberangan, itu memang hanya dagelan saja, ” kata Suryadi kepada pledoi.co

Bahkan saya mendapatkan informasi, usai rapat Tiga Pilar di DPC PDIP pada Minggu (23/2/2020) Dhito sowan ke rumah Sutrisno dirumah jalan Sukarno-Hatta. ” Dhito sowan ke kediaman Sutrisno itu bukti bahwa antara Sutrisno dengan Pramono itu sama saja, Pramono ya Sutrisno ya sama saja, ” tegasnya.

Dinasti Sutrismo Menuju Dinasti Pramono

Koloni baru Pramono Anung yang akan disokong dinasti Sutrisno diperkirakan Pilkada Kediri 2020 akan selesai dengan enteng, karena koalisi istana akan diberlakukan di Kediri.

Karena hanya dengan tiga orang yakni Sutrisno ketua TP3, Hj.Haryanti bupati dan Sulkani anggota DPRD, berhasil menguasai Kabupaten Kediri selama 20 tahun .

Diperkirakan, kalau sampai Dhito berhasil memenangkan Pilkada Kediri, koloni Pramono Anung ini akan menguasai Kabupaten Kediri lebih lama lagi, apalagi kekuatan Pramono ini lebih kuat. Karena didalamnya ada Pramono Anung Menteri Sekertaris Kabinet (Menseskab), Wara Reni anggota DPRD Provinsi, (bendahara DPD PDIP Propinsi), Agus Sunoto Ketua DPRD Kota Kediri (Ketua DPC PDIP Kota Kediri), Ganik anggota DPRD Kota Kediri adik Pramono Anung.

Dengan didukung beberapa orang kuat dari PDIP itu, Dhito diperkirakan akan dengan mudah untuk memenangkan Dhito, dalam Pilkada 2020 nanti.

Sementara itu tokoh masyarakat Kediri M.Moechid mengatakan, kalau ungkapan Sukadi yang membawa pesan khusus dari Bupati itu tidak benar, maka Bupati Haryanti dan Sukadi harus bertanggung jawab. ” Kalau pernyataan Sukadi atas nama Bupati itu tidak benar maka harus dimintai pertanggung jawaban secara hukum. Karena pesan khusus Bupati Haryanti kepada PDI itu sudah memicu kegaduhan politik di tanah Kediri, jangan main main, ” ujar Moechid kepada pledoi.co.

Reporter : Abdul Khamid
Editor. : Aji Amrullah,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *