Mujahid Mulai Galang Guru Guru Sekolah Kemenag

Kediri | pledoi.co

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Kediri Drs.H.Mujahid, MM terus melakukan penggalangan dilingkungan guru guru madrasah dibawah kementerian Agama (Kemenag ) Kabupaten Kediri.

Seperti yang dilakukan di MTs SA Jabal Nur Babadan Juwet Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, Mujahid mengundang sekitar 350 orang guru Roudlotul Atfal (RA) Madrasah Ibtida’iyah (MI) Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrsah Aliyah (MA) Kecamatan Wates, Ngancar, Ringinrejo dan Kecamatan Plosoklaten diumdang dalam acara yang kemas dengan agenda Penataran Pengurus TPQ 2019.

Padahal sesuai undangan yang tanda tangani Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kemenag Kabupaten Kediri Enim Hartono itu Pembinaan Guru RA dan Madin (Madrasah Diniyah)

Mengapa Ada Penggalangan.?

Para guru yang menghadiri undangan itu banyak yang bertanya, mengapa agenda pembinaan guru RA dan Madin, tapi back drop dipanggung acara bertuliskan “Penataran Pengurus TPQ 2019.” dan mengapa harus Drs H.Mujahid yang menjadi nara sumber . ” Ya ndak tahu lah mas, kita diundang untuk mengiikuti pembinaan, tapi malah diisi perkenalan pak mujahid, sebagai calon bupati Kediri, ” ungkap ibu guru MI dari Kecamatan Wates kepada pledoi.co Selasa (3/12/2019).

Undangan tersebut sebenarnya ada penolakan dilingkungan guru madrasah, seperti salah satu madrasah yang dekat dengan Ponpes Jabal Nur tempat acara, ia tidak mau datang dan secara kelembagaan melarang gurunya mengikuti penggalangan tersebut, karena pelaksaan tersebut pas jam sekolah. ” Secara kelembagaan kami melarang datang, soalnya gak jelas tujuanya, namun ada yang brosot tetap berangkat mas, ” ungkapnya.

Berdasarkan pantauan pledoi.co, memang secara terang terangan mujahid tidak menyinggung pencalonan diirinya pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020, akan tetapi KH.Burhanudin pengasuh pondok pesantren Jabal Nur itu terang terangan mengkapanyekan Mujahid sebagai calon Bupati Kediri. ” Mari kita do’akan pak Mujahid menjadi Bupati Kediri, Setuju..” kata Burhan sebelum mengawali doanya.

Saat berbincang Burhan mengatakan, dari kesekian nama nama yang muncul sebagai bakal.calon Bupati, hanya Mujahid yang kuat. ” Sekarang siapa yang bisa menandingi kekuatan pak mujahid yang dibelakangnya ada pak Sutrisno..ha..,” katanya.

Karena Menurut Burhan, semua lini sudah dikuasai oleh Sutrisno, dan tidak ada celah untuk bisa mengalahkan Mujahid.” Iso ngalahne Mujahid dalane teko endi, jajal pikiren, semua lini wis dikuasai pak Tris, arep nandingi duite ta….?, ” kata Burhan dengan bahasa jawa.

Pada penggalangan guru Madin di Ponpes Jabal Nur Juwet kemarin, para guru mendapatkan tranpot dari bagian sosial Pemkab Kediri.

Reporter : Abdul Khamid
Editor : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *