Ketua DPC PDI P Tak Mampu Pastikan Memperoleh Rekom, Jagonya Daftar di Gerindra

Kediri | pledoi.co

Ketua DPC Partai Demikrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kabupaten Kediri Ir.H.Sutrisno diduga tak bisa menjamin turunya rekomendasi dari partai PDI.Perjuangan pada Pilkada 2020 mendatang, maka jagonya yakni pasangan Drs .H.Mujahid, MM dan Eko Ediono mendaftar lewat Partai Gerindra.

Pengambilan formulir dan sekaligus mendaftar, pasangan yang diusung oleh dynasty Sutrisno itu menjadi pemandangan aneh, karena di Kabupten Kediri PDI Perjuangan merupakan pemenang pemilu 2019, dan bisa mengusung calon sendiri tanpa harus koalisi dengan partai lain.

Bahkan, banyak yang berspekulasi bahwa rekom PDI Perjuangan tidak akan turun pada Mujahid, karena diinternal.PDI telah mumcul nama Dhito anak Pramono Anung, sehingga pasangan Mujahid Eko Ediono akan gigit jari.

Sementara itu Drs.H.Mujahid, MM saat dikonfirmasi terkait peluang rekom PDI.Perjuangan, ia tidak tahu seberapa besar prosentasenya ia bersama Eko Ediono mendapatkan rekom PDI Perjuangan nanti. ” Peluang rekom dari PDI Perjuangan saya tidak dapat memastikan, itu urusan internal partai, yang penting pentahapan yang dibuat partai sudah saya lakukan, saya tidak bisa memastikan seberapa besar peluang rekom PDI itu kepada saya, ” katanya Selasa (12/11/2019)

Lebih lnjut Mujahid mengatakan, kalau sampai batas pendaftaran pada April 2020 belum mengantongi rekom, maka ia akan bekerja keras agar tetap bisa bertarung pada perhelatan Pilkada, meski itu harus melalui independen. “Kalau sampai April belum ada partai yang mengusung, kita harus bekerja ekstra keras, tidak menutup kemungkinan akan melalui independen, namun kita lihat perjalanan tiga bulan kedepan, ” tegasnya.

Ketika ditanya munculnya nama Dhito…anak Pramono Anung yang lebih berpeluang bisa merebut rekom PDI Perjuangan Mujahit mengaku, tidak masalah, yang penting bersaing sehat. ” Siapapun yang memenuhi syarat, ya gak apa apa, yang penting berkompetisi dengan sehat, siapa yang lebih baik, itulah yang akan dipilih masyarakat, ” pungkasnya.

Sebenarnya pendaftaran pasangan Mujahid dan Eko Ediono ini dijadwalkan pada pukul 13.00 Wib, namun karena sesuatu, maka pasangan iti datang di kantor Gerindra pada 14.30 Wib, dan diterima oleh sekertaris Gerindra Abdul Rojak.

Editor : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *