Calon Kades Tarokan Pernah Dihukum Dalam Kasus Narkoba


Kediripledoi.co

Mungkin baru pertama kali di Republik ini mantan Nara pidana (Napi)  Narkoba yang merupakan exstraordinari Crime (kejahatan luar biasa) dan sudah di ganjar hukuman satu tahun penjara  nekat mencalonkan diri sebagai calon Kepala Desa (Cakades). Cakades Narkoba itu H. Bambang Suhartono (50) warga Desa Tarokan Kecamatan Tarokan Kabupaten Kediri. Bambang dengan percaya diri mendaftarkan dirinya untuk mengikuti pemilihan Kepala Desa (Kades) Desa Tarokan, yang akan bertarung dalam Pilkades serentak di Kabupaten Kediri pada Rabu (30/10/2019).

Dikutip dari situs resmi Mahkamah Agung (MA), direktori putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia, yakni putusan mahkamahagung.go.id. Putusan :Nomer : 143/pid.B/2013/PN.Kdi. Sudah dapat di ketahui bersama secara online dan umum, bahwa H. Bambang suhartono  salah satu Cakades Tarokan adalah mantan narapidana (Napi) narkoba dan di putus bersalah oleh Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri selama satahun penjara. 
Bagaian Humas PN Kabupaten Kediri M Fahmi Hary Nuhroho, SH M.Hum mengatakan, sesuai dngan keputusan MA Nomer : 143/pid.B/2013/PN.Kdi telah menetapkan hukuman 1 tahun penjara terhadap H. Bambang Suhartono dalam kasus narkoba. ” Bambang dijerat dengan pasal 127 tentang penyalahgunaan narkotika, ” katanya kepada pledoi.co pada Selasa (29/10/2019)

Ketika ditanya terkait encalonan Bambang Suhartono sebagai Bacalon Kades Tarokan, Fahmi mengaku, memang panitia pemilihan Kepala Desa Tarokan mengirimkan surat ke Pengadilan Negeri Ngasem Kediri terkait permintaan keterangan  status ke empat calon Kades Tarokan, dan PN telah memberikan surat balasan kepada panitia Pilkades Tarokan. ” Memang dari ke empat calon Kades Tarokan tersebut ada salah satu yang pernah di hukum selama satu tahun kasus penggunaan narkoba jenis sabu-sabu pada Juni 2013, “ujarnya. 

Masih menurut Fahmi, dalam surat balasan sudah dijelaskan point 1,2,3. PN Kabupaten Kediri  hanya memberikan keterangan dari apa yang di minta oleh panitia Pilkades Desa Tarokan sesuai catatan yang ada, sedang untuk urusan lainnya pengadilan tidak tau menahu.


Reporter : Ahmad Imron

Editor      : Aji Amrullah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *