Komisi A, Tetap Lanjutkan Kasus Camat Kampanye Pasangan Cabup


Kediri | pledoi.co

Komisi A Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kediri tetap akan melanjutkan kasus camat Pare Anik Wuryani, S.Sos yang telah mengkampanyekan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Drs. H.Mujahid – Eko Ediono saat sosialisasi di desa desa wilayahnya.

Ancaman keras tersebut disampaikan Drs. H.Masykur Lukman, MM saat hearing memanggil seluruh camat se kabupaten Kediri Selasa (29/10/2019)

Drs, H. Masykur Lukman, SH., M.Si, tetap keras akan melanjutkan kasus pelanggaran camat Pare tersebut ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri ),  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) Republik Indonesia untuk menindak lanjuti kasus Camat Pare. ” Kalau Bawaslu tidak mau menindak lanjuti untuk memproses pelanggaran ini, kami Komisi A akan berkirim surat ke Mendagri dan Menteri PAN RB, ” tegas Lukman

Lebih detil legislator yang mantan wartawan itu secara tegas mengatakan,  masalah proyek bandara itu proyeknya Gudang Garam, bukan Pemkab Kediri. “Jadi janganlah menyebarkan isu yang meresahkan masyarakat,” tegasnya.

Camat Lakukan Mental Bloking
Dalam rapat dengar pendapat yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Kediri, Murdi Hantoro, SE., MM,  Drs.Lutfi Mahmudiono juga mengecam keras terhadap oknum camat yang telah melakulan mental bloking terhadap masyarakat ” Tahapan pemilihan Bupati (Pilbup) Kediri masih sebelas bulan mendatang, namun banyak laporan dari masyarakat yang mengetahui oknum Camat yang melakukan intimidasi kepada masyarakat kalau Mujahid tidak jadi bupati, maka proyek bandara tidak akan berhenti, itu namanya mental bloking, dan ini tidak boleh, ” tegas Lutfi.

Bahkan Lutfi menunjukkan  isi undanh Undang terkait larangan ASN ikut terlibat langsung kampanye. “Pada Undang-Undang No. 5 tahun 2014, jelas melarang ASN berpolitik, apalagi menggunakan anggaran negara dimanfaatkan untuk mengkampanyekan pasangan calon, itu jelas melanggar, ” katanya.

Bahkan, politisi Partai Nasdem itu juga menghimbau kepada ASN di Kabupaten Kediri untuk tidak berpihak kepada salah satu calon. “Kalau bapak, ibu ingin menjadi tim sukses dari calon bupati, silahkan mengundurkan diri dari ASN, dan bergabung dalam partai politik, agar bisa menjadi tim sukses, ” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, oknum camat Pare Anik Wuryani, S.Sos telah melakukan kampanye curang saat menggelar acara Sosialisasi di Desa Tertek Kecamatan Pare Kabupaten Kediri beberapa waktu lalu.  

Reporter : Abdul Khamid
Editor      : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *