Pemkot Kediri Menerima Penghargaan Anugrah Kebudayaan


Kediri | pledoi.co

Kota Kediri kembali meraih penghargaan ditingkat nasional, yakni  Anugerah Kebudayaan dan Maestro Seni Tradisi Tahun 2019 kategori pemerintah daerah yang diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
Penghargaan itu diterima langsung oleh Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar, SE dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy di Istora Senayan Jakarta kemarin.
Dalam sambutannya, Mendibud Muhajir Effendy mengatakan, pemberian penghargaan dan tanda kehormatan kepada budayawan dan maestro seni tradisional ini perlu dilaksanakan karena mereka-mereka adalah sumber inspirasi, sumber karya cipta budaya dan tradisi Indonesia. ” Mereka telah mewarisi tradisi itu dari turun temurun dan sekarang kita punya tanggung jawab bersama untuk melestarikan dan mensinergikan dengan perkembangan zaman, ” kata menteri saat itu.
Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu berharap agar dana abadi kebudayaan yang sedang dirintis oleh pemerintah dapat memberikan kemajuan dan manfaat bagi kebudayaan di Indonesia. “Kita harapkan dana abadi kebudayaan ini akan segera terkumpul sejumlah lima triliun, itu jangan diambil dananya tapi manfaatnya. Ini akan digunakan untuk bagian dari upaya kita untuk membiayai seniman, budayawan untuk membuat karya cipta,” tandasnya.

Usai menerima penghargaan, Walikota Kediri Abdullah Abu Bakar menyampaikan penghargaan ini diraih karena Pemerintah Kota Kediri telah merawat dengan baik kebudayaan yang ada di Kota Kediri. Seperti misalnya Panji. “Kita terapkan Panji dari berbagai sudut pandang, artinya Panji yang digarap dengan animasi yang disesuaikan dengan perkembangan zaman. Dan dipublikasikannya tidak hanya melalui media koran tapi juga melalui media sosial. Jadi kebudayaan yang kita rawat bisa mengikuti perkembangan seperti saat ini,” ujarnya.
Walikota yang akrab disapa mas Abu itu menegaskam, di Kota Kediri kebudayaan juga dikolaborasikan dengan pertumbuhan ekonomi dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). “Kesenian dan kebudayaan di Kota Kediri dikaitkan dengan UMKM-UMKM di Kota Kediri. Jadi ada set effect dibidang ekonomi, kesenian dan kebudayaan ini tidak berdiri sendiri, ” tegasnya.
Kesenian dan budaya, kata Mas Abu,  juga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat bila digarap dengan baik seperti yang ada di Kota Kediri ini. ” Alhamdulillah di Kota Kediri dengan adanya kerjasama yang baik pertumbuhan ekonomi, maupun sumber daya manusia bertumbuh terus dan sejalan, ” harapnya.

Editor : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *