BNNK Nganjuk Tangkap Pecatan Polisi Pengedar Sabu.

 

Nganjuk | pledoi.co
Setelah hampir 2(dua) minggu melakukan pengintaian, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Nganjuk, akhirnya berhasil menangkap Fajar pengedar sabu yang beralamat di Jalan Tamrin Kota Madiun. Tersangka yang merupakan desersi atau pecatan polisi di Satreskrim Polda Metro Jaya ini ditangkap sesaat setelah mengedarkan sabu ke pemesannya di seputaran terminal bus Madiun.
Tersangka Fajar ini dikenal licin dan piwai menghindar dari kejaran petugas, sehingga diperlukan petugas gabungan dari BNN Jawatimur, BNNK Nganjuk dan BNNK Mojokerto untuk dapat meringkus pengedar sabu yang dikendalikan oleh A, seorang Napi didalam Lapas Madiun.
Saat dilakukan penangkapan oleh petugas, tersangka Fajar bersama teman wanitanya. Namun karena tidak terbukti sebagai pengedar, maka teman wanitanya ini hanya dijadikan saksi. Akantetapi dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim dokter BNN, wanita ini positif mengkonsumsi narkoba.
Dari penangkapan tersangka Fajar dan penggeledahan yang dilakukan dirumahnya, petugas berhasil mengamankan 80 butir pil ekstasi, ganja seberat 253,49 gram dan sabu-sabu 65 gram.
Kepala BNNK Nganjuk, AKBP Agus Irianto menerangkan saat ini tersangka masih dalam pemeriksaan petugas BNNK guna dilakukan pengembangan. “Karena diduga masih banyak tersangka lain yang masuk dalam jaringan pengedar narkoba di Lapas Madiun,” terangnya saat press release
di Kantor BNNK Nganjuk, Minggu (28/4/2019) pukul 13.00 wib.
Ditandaskan juga oleh AKBP Agus, atas perbuatannya tersangka akan dijerat pasal 114, pasal 112 dan pasal 132 tentang narkotika. “Dengan ancaman hukuman seumur hidup hingga hukuman mati,” tandasnya.
Reporter : Pakde Kamto
Editor      : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *