Meski Terbaring di RS, Pasien Gambiran Tetap Bisa Nyoblos

Kediri | pledoi.co
Semua masyarakat yang telah memiliki KTP elektronik dan terdaftar dengan bukti formulir C6, mempunyai hak untuk memilih. Begitu pun dengan para pasien atau keluarga yang sedang berada diRumah Sakit.
Di RSUD Gambiran II Kota Kediri tersedia TPS Mobile alias TPS bergerak untuk melayani 101 pemilih pasien dalam penyelenggara Pemilihan Umum (Pemilu) serentak pada 27 Juni 2018 ini.
Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Pakunden  Hadi Wiyono S.Pd mengatakan, proses pemilihan di TPS Mobile di Gambiran 2 lancar dan terkendali.
“KPU Kota Kediri telah memerintahkan kami selaku petugas TPS untuk melayani masyarakat dengan cara menjemput bola dalam memberikan hak suara, termasuk  yang dilakukan di rumah sakit Gambiran II ini. ” katanya.
Namun demikian, lanjut Hadi, dalam pelaksanaan TPS Mobile ini, masyarakat harus memiliki formulir A5 sebagai pemilih pindahan dan KTP elektronik, karena kalau tidak ada maka tidak berhak untuk memilih.
“Pemilih harus mempunyai formulir A5 yang didapat dari TPS asal (domisili) atau bisa daftar langsung di TPS tujuan. ” ungkapnya.
Dalam proses pelaksanaan TPS Mobile di RSUD Gambiran II terlihat para pasien tetap bersemangat dan antusias dalam memberikan hak suaranya, meski  mereka dalam keadaan terbaring lemas di rumah sakit.
Sutrisno (52) pasien rawat inap diruang Sekartaji B RSUD Gambiran II, pasien Bronkitis yang masuk di RSUD semenjak 10 hari yang lalu memberikan hak pilihnya dengan dibantu sang istri, karena ia tak mampu untuk berdiri sendiri. Meski harus tergopoh-gopoh dan menahan rasa sakitnya, ia pada akhirnya telah menuntaskan tugasnya sebagai warga negara Indonesia yang baik.
Dalam Pilwali Kota Kediri diikuri tiga pasangan calon (paslon), yakni nomor urut 1 Aizzudin Abdurrahman – Sudjono Teguh Wijaya, paslon nomor urut 2 Abdullah Abu Bakar – Lilik Muhibbah, dan paslon nomor urut 3 Samsul Ashar – Teguh Juniadi.
Berdasarkan hasil penghitungan paslon Abdullah Abubakar-Lilik Muhibah menang mutlak dengan perolehan suara 85.514 suara dengan 57,72 %, sedangkan paslon dr.Samsul Ashar-Teguh Juniadi menduduki urutan kedua dengan perolehan suara 32.752 dengan 22, 11% dan paslon no 1. Aizudin-Sujono hanya berhasil menduduki urutan buncit dengan perolehan suara 29.888 alias 20, 17%.
Repoeter : Kamid
Editor.      : Aji Amrullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *